Ini dia Film Pendakian Terbaik Sepanjang Masa

  • Whatsapp
Film Pendakian Terbaik Sepanjang Masa

Anda pernah mendaki gunung? Jika belum pernah, maka sekali kali cobalah, ada banyak hal yang bisa kita dapatkan dari berjalan menuju puncak tertinggi sebuah gunung. Pada saat ini, olahraga pendakian ini sedang tenar dikalangan remaja sampai yang sudah berumur. Dan pendikian ini sangat diminati oleh orang Indonesia maupun luar negeri karena adanya tantang sangat mendaki gunung.

Banyak tempat tempat terpencil yang indah telah terekspos saat ini, tempat yang dulu sepi, hening, dan damai. Kini penuh hiruk pikuk, berisik, dan ramai. Mendaki gunung dan bertualang adalah sebuah trend saat ini, menjadi bagian dari gaya hidup anak jaman sekarang. Tujuannya bisa berbeda beda, mulai sekedar jalan jalan, berlibur, refreshing, ataupun belajar mempelajari pemikiran seorang pertapa, dengan mencoba mengunjungi tempat tempat di ketinggian.

Setiap orang yang memutuskan untuk mendaki sebuah gunung penyebabnya pun beraneka ragam, ada yang sekedar ikutan teman temannya, mengikuti trend yang sedang menjadi buah pembicaraan, ataupun hanya untuk menjawab rasa penasaran dalam dirinya sendiri. Yuk langsung saja simak film pendakian gunung terbaik sepanjang masa:

The North Face

Menyebut kata The North Face saat ini, orang orang sudah membayangkan jaket, tas, sepatu, topi, kaos, dan berbagai pernik pendakian gunung lainnya. Ya, The North Face saat ini lebih identik sebagai sebuah brand outdoor internasional, alih alih orang mengenalnya sebagai nama sebuah tebing maut dengan ketinggian menjulang yang berdiri di belahan Swiss sana.

The North Face adalah sisi utara dari sebuah gunung yang menjadi ikon pendakian dunia, gunung Eiger.

The north face adalah tebing menjulang yang telah merengggut hampir ratusan nyawa orang orang yang mencoba mencapai puncaknya. Ada banyak film yang bertutur tentang si wajah utara gunung Eiger ini, namun The North Face mungkin adalah salah satu film klasik yang patut kita saksikan.

The North Face bercerita tentang ambisi negara negara di dunia, khususnya kawasan Eropa untuk berlomba lomba mengirim para pendakinya memuncaki gunung tersebut untuk pertama kalinya, keberhasilan negara tersebut dalam perlombaan gengsi dan harga diri itu, diharapkan akan mampu mengangkat nama negaranya sebagai negara besar dan berkuasa.

Film ini bersetting sekitar tahun 1950an, ketika perang dunia kedua sedang berkecamuk, pendaki yang dikirim pun merupakan para prajurit yang memang dikenal sebagai orang yang memiliki latar belakang pendakian. Klimaks film ini terjadi saat dua tim pendaki bersaing di dinding kematian Eiger, masing masing tim berjumlah dua orang, tim Austria dan tim Jerman. Dan tidak ada yang berhasil dalam misi maut itu, semua pendaki berakhir dengan kematian.

The Eiger Sanction

Jonathan Hemlockyang diperankan oleh Clint Easwood yang memang dikenal gemar mendaki gunung adalah tokoh sentral film ini. Seorang pembunuh bayaran yang terikat kontrak untuk membunuh orang yang juga membunuh salah satu teman baiknya.

Identitas pembunuh sama sekali gelap, hingga diketahui bahwa sang pembunuh adalah juga seorang pendaki gunung yang akan ikut serta dalam gerakan amal mendaki gunung Eiger melalui jalur maut The North Face.

Film ini juga menarik untuk kita saksikan, meskipun kesan jadulnya sangat kentara, mulai dari penggunaan alat, teknis pendakian, dan lain sebagainya. Namun dengan melihat film ini juga kita akan belajar untuk menghormati dengan penuh, bagaimana para pemuja ketinggian dulu, sungguh sungguh bertaruh nyawa untuk mencapai impiannya. Helmet, sleeping bag, tenda, jaket, climbing gears, boots, teknik belaying, semuanya disupport dan dilakukan dengan cara klasik, hingga kita akan melihat betapa berbahayanya apa yang mereka lakukan.

Dan bersyukurlah kita yang hidup di zaman ini, yang kemajuan teknologi pendakiannya sudah sangat tinggi, sehingga kata kata push your limit yang dulu benar benar menekan ke garis batas kemampuan kita, saat ini, beberapa alat dan teknologi telah menggantikannya. Meskipun fiksi namun film ini, mungkin akan membuat kita berkhayal, seolah ikut disana, merayapi dinding maut Eiger bersama Clint Easwood.

Itulah film gunung terbaik sepanjang masa dan teman teman  juga bisa mendapatkan informasi tentang Pendakian Kerinci disiini: Pendakian Kerinci. Semoga bermanfaat.

Related posts