Ini Dia, Tanda- tanda dan Cara Mencegah Kram Otot

  • Whatsapp

Pernahkah Anda tiba-tiba merasa tanda kram atau kejang otot sehingga otot tidak bisa rileks? Bisa jadi Anda sedang mengalami kejang otot. Namun, tahukah Anda apa yang sebenarnya dimaksud dengan kejang otot? Yuk, simak ulasan lengkap tentang kondisi ini, termasuk gejala, penyebab, dan cara mengatasinya.

Pada dasarnya, kejang dan kram otot merupakan kondisi yang hampir sama. Kejang otot terjadi saat otot tiba-tiba mengalami kontraksi dengan sendirinya dan di luar kendali Anda. Bahkan, kondisi tersebut membuat otot menjadi tidak rileks dan terasa kaku.

Kondisi ini sangat umum terjadi, bahkan hampir semua orang mungkin pernah mengalaminya. Bila kejang ini berlangsung lama, maka kondisi ini kemudian disebut sebagai kram otot.

Kondisi ini bisa terjadi pada sebagian atau seluruh otot yang ada di dalam tubuh Anda. Namun, bagian tubuh yang sering menjadi lokasi terjadinya kejang adalah paha, betis, area kaki, tangan, lengan, perut, dan mungkin juga di sekitar tulang rusuk.

Saat mengalami kondisi ini, Anda mungkin saja mengalami rasa sakit mulai dari yang ringan hingga yang terasa cukup parah. Otot yang mengalami kondisi ini tentu terasa lebih kaku dan keras dibanding otot normal, khususnya saat disentuh.

Bahkan, otot mungkin akan terlihat berdenyut saat mengalaminya. Kondisi ini bisa bertahan mulai dari hitungan detik saja hingga hitungan menit, dan bahkan lebih lama. Kondisi ini juga bisa terjadi berulang kali sebelum benar-benar hilang. Inilah cara mencegah kejang otot atau juga kram sebagai berikut:

Perbanyak Minum Air

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, dehidrasi merupakan salah satu kondisi yang dapat menyebabkan timbulnya kejang pada otot. Oleh sebab itu, pastikan Anda telah memenuhi kebutuhan cairan harian.

Salah satu kondisi yang berpotensi menyebabkan dehidrasi adalah berolahraga atau melakukan aktivitas fisik yang berat di cuaca yang panas. Jika Anda berada dalam kondisi demikian, pastikan untuk selalu mengonsumsi air demi mencegah dehidrasi.

Mengatasi dehidrasi menjadi salah satu upaya Anda untuk mencegah terjadinya masalah pada otot yang satu ini.

Mungkin tidak banyak dari Anda yang mengetahui bahwa kekurangan mineral di dalam tubuh dapat menyebabkan otot kram maupun kejang. Beberapa mineral yang harus dipenuhi adalah kalium, kalsium, dan magnesium agar terhindar dari masalah otot yang satu ini.

Konsumsi Vitamin dan Mineral

Sayangnya, ada penggunaan obat yang dapat menyebabkan tubuh kekurangan mineral, salah satunya adalah pil air atau diuretik yang biasanya digunakan untuk mengatasi tekanan darah tinggi.

Oleh karena itu, jika Anda harus mengonsumsi obat ini, konsultasi dengan dokter untuk mengetahui bagaimana cara menjaga kadar mineral dalam tubuh agar tetap seimbang.

Lakukan Latihan Peregangan

Salah satu cara untuk mencegah terjadinya kejang otot adalah rutin melakukan peregangan baik sebelum dan sesudah berolahraga, khususnya jika Anda memilih untuk melakukan olahraga yang cukup berat.

Masalahnya, pemanasan dan pendinginan selama olahraga sering kali disepelekan. Padahal, jika tidak dilakukan dengan tepat, potensi Anda mengalami masalah otot pun semakin meningkat. Tentu, Anda tidak ingin hal ini terjadi, kan?

Oleh karena itu, pastikan untuk selalu melakukan pemanasan kurang lebih 15 menit sebelum mulai berolahraga dan lakukan hal yang sama sebagai pendinginan setelah berolahraga.

Hindari Merokok dan Mengonsumsi Kafein

Rupanya, mengonsumsi kafein dan merokok memiliki dampak yang buruk untuk kesehatan otot. Buktinya, terlalu sering mengonsumsi kafein dan memiliki kebiasaan merokok juga dapat meningkatkan potensi Anda untuk mengalami berbagai masalah kesehatan otot, termasuk otot kejang.

Anda disarankan untuk menghindari kedua kebiasaan ini karena merokok dan mengonsumsi alkohol dapat meningkatkan risiko Anda mengalami kondisi ini. Maka itu, apabila Anda masih memiliki salah satu atau kedua kebiasaan ini, segeralah untuk berhenti.

Related posts