Sumber gambar : idntimes.com

Pengertian

Ketika seorang laki-laki melepaskan spermanya juga cairan semen melalui penis, maka hal tersebut disebut dengan ejakulasi. Pada ejakulasi pun bisa terjadi masalah yaitu ejakulasi dini. Ejakulasi dini adalah suatu keadaan ketika seorang laki-laki sangat cepat melakukan ejakulasi dibandingkan dengan waktu yang diharapkan. Apabila laki-laki tersebut hanya mengalaminya sesekali, maka masih belum termasuk ke dalam masalah.

Sebenarnya, pengeluaran sperma maupun cairan semen bisa juga sebelum berhubungan intim seperti ketika melakukan foreplay, atau ketika sedang penetrasi sebelum masuk ke dalam vagina. Hal ini sangat wajar, apalagi jika sudah lama laki-laki tersebut tidak melakukan hubungan intim sehingga kehilangan kontrol untuk orgasme. Berbeda jika pada setiap melakukan hubungan intim, ia selalu cepat ejakulasi. Laki-laki ini harus segera melakukan konsultasi dengan dokter. Memang, untuk ejakulasi dini bukanlah merupakan masalah kesehatan laki-laki yang terlalu serius. Akan tetapi bagi pasangan suami istri, hal ini tentu menjadi masalah.

Jenis-jenis Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan penyakit yang terbagi menjadi dua jenis berdasarkan dengan waktu terjadinya menurut alodokter.com. Sebagai berikut:

Masalah Ejakulasi Primer

Jenis yang pertama untuk ejakulasi dini adalah masalah ejakulasi primer. Yaitu terjadi sejak pertama kali seorang laki-laki aktif dalam berhubungan intim dengan seorang perempuan. Masalah ini pun sangat sering terjadi ketika seorang laki-laki melakukan hubungan intim, bahkan bisa saja setiap kali ia melakukannya, ia selalu ejakulasi dini.

Masalah Ejakulasi Sekunder

Berbeda dengan masalah ejakulasi Primer yang hadir sejak pertama kali seorang laki-laki melakukan hubungan intim, masalah ejakulasi sekunder ini terjadi tiba-tiba meski sebelumnya laki-laki tersebut tidak pernah ejakulasi dini dan tidak pernah mengalami hambatan apa pun.

Terjadinya ejakulasi dini memang cukup umum terjadi pada laki-laki yang bisa berasal dari berbagai kalangan maupun usia. Namun, kondisi ini biasanya lebih sering terjadi pada seorang laki-laki yang sering mengalami depresi, stres, sering gelisah, dan hal-hal lainnya.

Gejala Ejakulasi Dini

Sudah jelas, gejala utama untuk ejakulasi dini adalah laki-laki yang tidak mampu menahan orgasmenya lebih lama, bahkan bisa saja tidak sampai satu menit, laki-laki itu sudah orgasme. Tidak hanya ketika sedang berhubungan intim dengan lawan jenis, tetapi juga bisa terjadi ketika laki-laki tersebut melakukan masturbasi. Jadi, ketika laki-laki yang mengidap ejakulasi dini, hanya perlu sedikit rangsangan, maka dia akan dengan mudahnya bertransaksi.

Apabila gejala ini terus terjadi dan tidak ditangani, seorang laki-laki akan menjadi kekurangan gairah untuk berhubungan intim karena merasa malu, bersalah, juga merasa frustasi karena tidak bisa memberikan layanan dengan baik pada pasangan.

Yang perlu kamu perhatikan untuk ejakulasi dini adalah tidak terburu-buru dalam mengenali penyakit ini. Karena jika kamu baru pertama kali ejakulasi dini, kamu bisa melihat dulu seterusnya. Apakah masih awal ejakulasi atau tidak. Jika sudah sering terjadi, maka kamu bisa menanyakannya pada dokter yang berhubungan.

Penyebab Ejakulasi Dini

Penyebab ejakulasi dini adalah hal-hal yang tidak bisa kamu jelaskan secara detail karena memang belum ada data konkrit yang menjelaskan. Namun dulu pernah ada data yang menyebutkan bahwa laki-laki yang mengidap ejakulasi dini akibat dari psikologis penderita. Lalu saat ini banyak dokter yang mengutarakan pendapat bahwa iniĀ  diakibatkan oleh psikologis sekaligus dengan penyebab biologis pengidap. Untuk yang diakibatkan karena masalah psikologi adalah karena:

  • Trauma dari pengalaman hubungan intim sebelumnya
  • Tidak mempunyai kepercayaan diri
  • Terlalu khawatir akan ejakulasi dengan cepat atau terlalu awal.
  • Masalah pribadi
  • Rangsangan yang terlalu berlebihan
  • Dll

Sedangkan untuk masalah biologi antara lain:

  • Kadar hormon yang berlebihan
  • Aktifitas tidak wajar dari sistem ejakulasi laki-laki
  • Faktor genetik
  • Kerusakan saraf yang diakibatkan karena kecelakaan
  • Dll

Itulah ulasan mengenai penjelasan ejakulasi dini yang harus kita pahami. Semoga bermanfaat!