Semarang memiliki beberapa rumah sakit yang berdiri sejak jaman Belanda, salah satunya adalah RS Panti Wilasa. Rumah sakit ini berdiri sejak tahun 1948 dan sejak saat itu terletak di satu alamat yang sama yaitu di jalan dr. Cipto. Karenanya rumah sakit Panti Wilasa juga dikenal sebagai Rs Pantiwilasa dr Cipto yang sekarang ini menjadi rumah sakit besar dan lengkap di Semarang. Bagi warga Semarang, pasti sudah sering mendengar mengenai RS Panti Wilasa yang saat ini semakin besar dan lengkap untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Semarang dan Jawa Tengah.

Pada awal berdirinya yaitu tahun 1948, RS Panti Wilasa tentu belum sebesar sekarang. Pada saat itu rumah sakit masih berupa ide untuk mendirikan bangunan klinik bersalin bagi warga sekitar. Ide tersebut datang dari pekerja Zending di Semarang yaitu Zr. N. G. De Jonge dan P. H. Van Eyk yang merupakan warga negara Belanda. Dari ide tersebut, dibentuklah panitia pendirian klinik dengan ketuanya yaitu Ds. R. Soehardi Hadipranowo. Pada tahun 1949, Zr. A. J. Heidema datang dari kerajaan Belanda untuk memimpin klinik yang nantinya akan berdiri tersebut.

Tanggal 15 Januari 1950 diresmikanlah RS Panti Wilasa yang memiliki arti Rumah Kawilasan atau belas kasih yang berfungsi sebagai klinik bersalin dengan kapasitas rawat 13 tempat tidur dan 18 karyawan. Tahun 1952, Panti Wilasa memanggil seorang dokter lagi dari Belanda untuk bekerja di RS Panti Wilasa yaitu Dr. G. J. Dreckmeier. Tahun 1956, RS Panti Wilasa membuka poliklinik untuk anak-anak dan sebuah lembaga pendidikan untuk para pembantu bidan. Di sini, rs Panti Wilasa memberikan pendidikan pada masyarakat sekitar yang ingin bekerja sebagai pembantu bidan di rumah sakit maupun di luar rumah sakit. Tahun 1967, RS Panti Wilasa juga telah memiliki poli khusus untuk menangani masalah Keluarga Berencana.

Pada tahun 60an, RS Panti Wilasa semakin dipenuhi oleh para pasien dan calon pasien bukan hanya mereka para ibu hamil dan anak-anak, namun juga pasien umum yang membutuhkan pengobatan karena penyakit. Karena itu muncul ide untuk mengembangkan rumah sakit menjadi rumah sakit umum termasuk bedah. Tahun 1969 ide tersebut direalisasikan dengan dilakukannya peletakan batu pertama pada calon bangunan rumah sakit kompleks Panti Wilasa Baru yang berlokasi di jalan Citarum tak jauh dari lokasi Panti Wilasa di jalan Dr. Cipto. Tahun 1973 pembangunan RS Panti Wilasa di jalan Citarum telah selesai dengan fokus kepada penanganan masalah kebidanan dan penyakit pada anak. RS Panti Wilasa baru ini disebut sebagai RS Panti Wilasa I sedangkan RS Panti Wilasa di Dr. Cipto menjadi Panti Wilasa II yang berfokus kepada pengobatan umum dan bedah.

Tahun 1974, RS Panti Wilasa I dan RS Panti Wilasa II mengalami pemisahan dengan peresmian RS Panti Wilasa II menjadi sebuah Rumah Sakit Umum Panti Wilasa. Hingga pada tahun 1994, RS Umum Panti Wilasa melakukan perubahan nama menjadi RS Panti Wilasa Dr. Cipto yang dipakai hingga sekarang sebagai rumah sakit umum yang dapat menangani berbagai masalah kesehatan. Hingga sekarang ini RS Pantiwilasa Dr Cipto menjadi rumah sakit umum swasta dengan berbagai penghargaan baik dalam bidang pelayanan maupun pencapaian. Apapun keluhan dan masalah medis yang Anda miliki dapat melakukan konsultasi, perawatan dan pengobatan di RS Panti Wilasa Dr. Cipto untuk mendapatkan pelayanan yang terbaik.